News  

Bincang Komunitas Peduli Sungai di Pontianak, Kolaborasi Sekber Sangsakha dan Gila Selingkuh Bali

Bincang Komunitas Peduli Sungai di Pontianak, Kolaborasi Sekber Sangsakha dan Gila Selingkuh Bali
Bincang Komunitas Peduli Sungai di Pontianak, Kolaborasi Sekber Sangsakha dan Gila Selingkuh Bali. Foto/ISTIMEWA.

SATUNUS.ID, PONTIANAK – Penggerak dan Penggagas Tim KPS Tukad Bindu Denpasar dan Giat Lestarikan Alam Selamatkan Lingkungan Hidup (Gila Selingkuh) Bali, Igusti Rai Ari Temajak memberikan pesan kepada para komunitas maupun masyarakat di Kalimantan Barat maupun Kota Pontianak untuk terus menjaga peradaban Sungai Kapuas yang merupakan sungai terpanjang di Indonesia.

Hal tersebut ia sampaikan setelah melihat langsung Sungai Kapuas di Kota Pontianak. Dalam merawat peradaban sungai Kapuas setidaknya terdapat beberapa poin penting yang harus dilakukan.

Baca juga: Hadapi Perubahan Iklim, BWS Kalimantan I Gelar Konsolidasi Stakeholder se-Kalbar

“Kita ada tagline 5K yaitu Kemauan diri sendiri yang didasari dengan niat. Kemauan adanya kemampuan otot, ongkos. Keberanian didasari dengan tanggung jawab atas apa yang dilakukan. Komitmen sehingga kegiatan yang dilakukan bisa berkelanjutan dan terakhir adalah Keberhasilan bersama atas apa yang dilakukan,” katanya pada acara Bincang Komunitas Peduli Sungai Sangsakha, Tukad Bindu Denpasar dan Gila Selingkuh Bali bersama puluhan komunitas peduli Sungai dan Lingkungan, di Hotel Orchard Perdana Pontianak, Kalbar, Rabu (02/082022).

Baca juga: Inilah Profil Singkat Rektor IKIP PGRI Pontianak Muhammad Firdaus

Dalam merawat sungai dan lingkungan, harus menanamkan prinsip, bahwa manusia memiliki hubungan dengan Tuhan, Manusia dengan sesama manusia dan manusia dengan lingkungan.

“Maka mengajak, merawat, merangkul, merangkum serta loyal dan bijak menjadi upaya yang harus dilakukan,” ungkapnya.

Baca juga: Peduli Air Tanah, BWS Kalimantan I Pontianak Rangkul Komunitas dan Mahasiswa

Menurutnya, dalam merawat lingkungan tidak terlepas dari ekonomi, sosial dan budaya. Kaitannya hal ini adalah masyarakat sebagai relawan sejati dalam merawat lingkungan.

Baca juga: Peringatan Hari Air Sedunia 2022, BWS Kalimantan 1 Pontianak Kolaborasi dengan Fisip Untan Gelar Bersih-bersih Sungai

“Maka kejujuran dan kesungguhan, serta komitmen dalam bersama-sama menjaga sungai dan parit. Karena kita lihat Pemerintah disini sudah merespon baik sehingga tinggal kedepannya bisa ditingkatkan,” pungkasnya.