News  

Menuju Kecamatan Kumpai Raya, Kades Ambangah: Usaha Membangun Desa Tertinggal

Menuju Kecamatan Kumpai Raya, Kades Ambangah: Usaha Membangun Desa Tertinggal
Menuju Kecamatan Kumpai Raya, Kades Ambangah: Usaha Membangun Desa Tertinggal. Foto/ISTIMEWA.

SATUNUS.ID JAKARTA– Panitia Pemekaran Kecamatan Kumpai Raya melakukan audiensi ke Kementerian Dalam Negri (Kemendagri) Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Direktorat Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan Kerjasama.

Dalam audiensi tersebut diikuti oleh perwakilan panitia pemekaran Kecamatan Kumpai Raya dari 10 desa yang ada di Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, pada Senin (22/08/22).

Baca juga: Bincang Komunitas Peduli Sungai di Pontianak, Kolaborasi Sekber Sangsakha dan Gila Selingkuh Bali

Adapun panitia Pemekaran Kecamatan Kumpai Raya di Ketuai Oleh Kepala Desa Sungai Ambangah, Samsuri dan sebagai Sekretaris Kepala Desa Kalibandung Shonhaji, serta perwakilan dari Desa lainnya.

Ketua Panitia Pemekaran Kecamatan Kumpai Raya yang sekaligus Kepala Desa Sungai Ambangah Samsuri Mengatakan, ini merupakan wujud nyata sekaligus salah satu cara untuk meningkatkan kinerja dengan tujuan mewujudkan pemekaran Kecamatan Kumpai Raya cepat trealisasi.

Baca juga: Peringatan Hari Air Sedunia 2022, BWS Kalimantan 1 Pontianak Kolaborasi dengan Fisip Untan Gelar Bersih-bersih Sungai

“melalui pembentukan panitia, ini menjadi proses supaya bisa bekerja sama untuk sama-sama berbuat, mengusulkan, dan menyiapkan berkas-berkas yang diperlukan oleh Pemerintah Daerah yang nantinya akan dibahas atau dijadikan Perda sekaligus pembahasan pihak Dewan,” ujarnya saat di wawancara oleh Pers via telefon.

Baca juga: Berjasa bagi Universitas Nahdlatul Ulama, PWNU Kalbar Beri Penghargaan ke Lasarus dan Sujiwo

Audiensi bersama Kemendagri tersebut juga membahas mengenai proses perjalanan Pemekaran Kecamatan Kumpai Raya apakah bisa dilaksanakan ataupun bisa mengeluarkan nomor Induk Kecamatan dalam sebulan kedepan.

“Tanggal 1 Oktober nanti adalah Momenrendum atau sudah tidak ada lagi Pemekaran Desa, Kecamatan, Kabupaten dan hal-hal lain karena berhubungan dengan Pemilu, oleh karena itu seluruh panitia Pemekaran Kecamatan Kumpai Raya akan berusaha untuk bekerja lebih keras lagi supaya bisa terkejar,” jelas Samsuri.

Baca juga: Bagikan Takjil, LAZISNU Kota Pontianak: Memotivasi untuk Saling Berbagi kepada Sesama

Lebih lanjut, terkait Kecamatan Sungai Raya sendiri ketika dicek ternyata memang tidak ada masalah baik dalam pengajuan ataupun dalam bentuk administrasi yang kami serahkan alhamdulillah tidak ada masalah.

Selanjutnya Ketua Panitia Pemekaran Kecamatan Kumpai Raya Samsuri berharap, muda-mudahan niat baik ini bisa trealisasi oleh DPRD, baik di pembahasan Raperdanya, bisa diterima dan diketuk setelah itu bisa di setujui oleh Bupati serta tidak ada masalah lagi kedepannya.

Baca juga: Terpilih Ketua PA GMNI Kalbar, Sujiwo Harap Uray Emma Bisa Berkolaborasi dengan Pemerintah

“dengan adanya Pemekaran Kecamatan Kumpai Raya diharapkan lebih meratanya pembangunan khususnya di kumpai Raya dan desa-desa yang tertinggal di kawasan Hulu,” pungkasnya.